Jalinsum Tarutung-Sibolga Diterjang Longsor 7 Unit Mobil Tertimpa 3 Sekeluarga Tewas
MAJALAH HOLONG ONLINE2/05/2024 05:00:00 PM0
Komentar
Saat pihak kepolisian mengevakuasi kecelakaan.
TAPANULI UTARA, MH - Bencana
longsor yang terjadi di 3 titik di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum)
Tarutung - Sibolga berlokasi di Desa Pagaran Pisang, Desa Sibalanga dan Dusun
Parsikaman, Desa Pagaran Lambung 1 Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli
Utara (Taput) Provinsi Sumatera Utara mengakibatkan terputusnya arus lalu
lintas dari Tapanuli Utara menuju Tapanuli Tengah (Tapteng).
Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak melalui
Kasi Humas Aipda Walpon Baringbing yang dikonfirmasi SIB, Minggu (4/2/2024)
menjelaskan, peristiwa longsor tersebut pada Sabtu (3/2/2024).Atas peristiwa itu, 7 unit mobil yang sedang
melintas menuju Kabupaten Tapteng tertimpa tanah longsor. Dari ke tujuh mobil tersebut, 1 unit mobil terseret ke sungai dan mengakibatkan 3 orang penumpang di
dalamnya yang merupakan satu keluarga meninggal dunia.
"7 unit mobil yang tertimpa longsor
tersebut yaitu, 1 unit mobil Truck Fuso, 1 unit mobil Mitsubishi L300, 4 unit
mobil pribadi jenis Toyota Avanza, Suzuki Ertiga dan 1 unit mobil penumpang
angkutan umum, " jelasnya.
Kasi Humas mengungkapkan, atas peristiwa
itu, korban yang meninggal dunia dalam peristiwa itu sebanyak 3 orang yang
merupakan pasangan suami istri dan anaknya yang berada di mobil Suzuki Ertiga. Ketiga korban yaitu, Levianus Gea (28), Mirawati (29) dan Alfram Brevan Gea
(1,4) warga Jalan TB Simatupang, Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan Sumatera
Utara.
"Untuk menanggulangi longsor dan
mengevakuasi korban dari lokasi kejadian, petugas kepolisian bersama TNI
langsung bergerak ke lokasi dengan membawa 2 unit alat berat milik Pemerintah Kabupaten
Tapanuli Utara dan milik Pemerintah Kabupaten
Tapanuli Tengah. Mobil yang tertimpa
longsor sudah bisa dievakuasi," ungkapnya.
Kasi Humas menerangkan, untuk 3 orang korban
yang meninggal dunia sudah berhasil dievakuasi. Longsor terjadi diakibatkan curah
hujan yang saat tinggi mulai siang hingga malam hari. Pertama sekali terjadi
longsor di Km 25 Desa Pagaran Pisang. Karena tanah menutup seluruh ruas jalan,
lalu ke 7 mobil yang mau melintas menuju Kabupaten Tapanuli Tengah berhenti di
pinggir jalan menunggu ada perbaikan jalan.
Sekitar 1 jam berhenti, tiba-tiba
perbukitan yang di sebelah kanan jalan tempat mobil parkir terjadi kembali
longsor dan menimpa ke 6 mobil tersebut serta mendorong 1 unit mobil ke sebelah
kiri hingga ke sungai yang ada di bawah jalan," terangnya.
Lebih lanjut Kasi Humas menjelaskan, selain
ke 7 mobil yang menjadi korban tanah longsor tersebut, 1 unit rumah milik Tiur
Manurung juga tertimpa tanah longsor. Pemilik rumah mengalami luka berat dan langsung
dibawa ke rumah sakit di Sibolga untuk menjalani perawatan.
"Atas kerja keras pihak Polisi dan TNI,
kondisi ruas jalan saat ini sudah bisa dilalui kendaraan dan masih tetap
penjagaan petugas kepolisian. Hingga kini arus lalu lintas masih tetap satu
arah karena tumpukan tanah longsor masih belum sepenuhnya bersih,"
ujarnya. (MH/J24/S24/Red/FS).
0 Komentar