Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara Padat Saat Lebaran, Diserbu Wisatawan


Pangururan, MH - Momentum libur Lebaran 2026 membawa lonjakan signifikan kunjungan wisatawan ke kawasan Danau Toba, khususnya ke Kabupaten Samosir. Puluhan ribu wisatawan memadati sejumlah objek wisata yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Samosir bersama pihak swasta yang menjadi pengelola . Tingginya minat masyarakat berwisata menyebabkan kepadatan arus lalu lintas dan penyeberangan menuju Samosir.

Sejak Hari H lebaran, arus wisatawan terus meningkat. Kepadatan terlihat pada sejumlah jalur utama dan lintasan penyeberangan danau seperti Tigaras-Simanindo dan Ajibata-Ambarita serta Ajibata-Tomok. 

Lonjakan ini dipicu tingginya animo wisatawan maupun masyarakat dan perantau yang memanfaatkan libur panjang untuk berkunjung ke destinasi unggulan yang ada di kawasan yang dijuluki dengan, "Negeri Indah Kepingan Surga."

Tak hanya jalur Danau Toba perjalanan menuju Samosir juga dipadati kendaraan dari jalur darat. Mobilitas wisatawan terus meningkat tajam, hal ini menandakan bahwa Samosir merupakan tujuan favorit wisata.

Salah satu pengunjung, Rafaelo, mengaku dirinya bersama puluhan rombongan dari Kota Medan tidak pernah bosan menikmati keindahan alam Samosir. Ia mengatakan, kunjungan kali ini dimanfaatkan bersama rekan-rekannya untuk berlibur selama tiga hari dengan menginap di homestay yang tersedia di kawasan wisata.

PT Eldivo Tunas Arta (ETA) Rute Pematangsiantar- Jambi dan Jambi-Pematangsiantar Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

“Keindahan alam Samosir itu luar biasa, kami tidak pernah bosan datang ke sini. Liburan kali ini kami manfaatkan selama tiga hari dan memilih menginap di homestay agar bisa lebih menikmati suasana,” tutur Rafaelo.

Meski terjadi kepadatan, salah satu pengunjung Margarita dari Kupang mengakui hal tersebut tidak menjadi penghalang niatnya untuk menikmati keindahan Samosir. "Kami tetap bersabar meski macet, niat kami ingin menikmati keindahan alam Samosir. Kami merasa ini sangat luar biasa," ungkapnya.

Ditengah kemacetan, Pemerintah Kabupaten Samosir bersama berbagai pihak telah melakukan langkah antisipasi, mulai dari penambahan trip armada kapal hingga pengaturan jadwal keberangkatan guna menjaga kelancaran arus wisatawan. Disisi lain petugas pelayanan dan pengamanan Pos pada titik yang ditentukan tetap bersiaga dan mengurai kemacetan.

Pada tanggal 21 Maret 2026 di Water Front Pangururan, ribuan pengunjung rela mengantri sejak pukul 18.00 WIB untuk menyaksikan penampilan air mancur menari yang akan tampil pertama pukul 19.00 WIB.

Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang menyampaikan bahwa lonjakan kunjungan wisatawan pada momen lebaran ini sudah diprediksi sejak awal sehingga Pemkab Samosir bersama lintas sektor telah menempatkan petugas pada pos pelayanan dan pengamanan. 

Dituturkan Kadis Kominfo bahwa kunjungan wisata ini menjadi indikator bahwa daya tarik pariwisata Samosir semakin meningkat di tingkat nasional maupun mancanegara.

“Pemerintah Kabupaten Samosir terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para wisatawan, baik dari sisi informasi, pengamanan, maupun kenyamanan selama berada di Samosir. Kepadatan yang terjadi merupakan dampak dari tingginya minat kunjungan, namun telah diantisipasi melalui kolaborasi lintas sektor,” ujar Kadis Kominfo, Senin (23/3/2026).

Ia juga mengimbau para wisatawan untuk tetap menjaga ketertiban, kebersihan, mengikuti arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan dan berwisata di kawasan Samosir, pungkasnya.  (Diskominfo Samosir, MH/J24/S24/Fendi Sinabutar).







0 Komentar