Sebagai tokoh masyarakat suku Karo, Mbelin menegaskan bahwa seorang kepala daerah, dalam hal ini Rico Waas, perlu mempertimbangkan setiap keputusan secara matang agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
"Ketika ada persoalan seperti ini, Wali Kota harus betul-betul berpikir bijak. Jangan sampai muncul kegaduhan yang merugikan semua pihak," ujar Mbelin.
Baca: Jambi24jam.com&Sumatera24jam.com
la mengingatkan bahwa para pedagang daging babi di Medan telah berdagang selama puluhan tahun dan menjadi bagian dari denyut ekonomi lokal. Menurutnya, pendekatan yang tepat bukanlah penutupan sepihak, melainkan pembinaan dan penegakan kebersihan.
"Mereka sudah puluhan tahun berdagang. Soal kebersihan, saya sangat mendukung untuk ditertibkan dan dijaga bersama," tambahnya.
Terkait adanya desakan dari kelompok tertentu yang dikabarkan mengancam akan melakukan sweeping dalam waktu 3x24 jam, Mbelin menegaskan pentingnya menghindari tindakan yang berpotensi memicu konflik sosial.
"Kalau sampai terjadi kegaduhan, ini bisa melebar ke isu SARA. Ini tidak main-main. Karena itu Wali Kota harus benar-benar bijak," tegasnya.
Mbelin juga mengajak seluruh pedagang dan pengusaha daging babi di Kota Medan untuk tetap menjaga kebersihan, ketertiban, dan menghormati aturan, demi menciptakan suasana kota yang aman dan harmonis. (MH/J24/S24/Fendi Sinabutar).



0 Komentar