Home » , , , » Dua Kali Longsoran, Jalur Parapat Lumpuh

Dua Kali Longsoran, Jalur Parapat Lumpuh

Written By MAJALAH HOLONG ONLINE on Selasa, 18 Desember 2018 | Desember 18, 2018

Lokasi longsoran di jalan lintas Sumatera jalur Pematangsiantar - Parapat, di Jembatan Kembar Sidua-dua, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun. (Foto Antara Sumut/ist)


Parapat, MH - Ruas jalan Nasional penghubung Kota Pematangsiantar-Simalungun dan sejumlah wilayah di kawasan pantai barat atau Tapanuli lumpuh akibat longsoran di Jembatan Kembar Sidua-dua, Nagori (Desa) Sibaganding, Kabupaten Simalungun, Selasa (18/12- 2018).

Longsor material tanah bercampur lumpur dan potongan kayu gelondongan dari Bukit Simarbalatuk yang terjadi dua kali itu menimpa tiga unit mobil. 

Kejadian pertama terjadi pada pukul 13.20 Wib, material tanah bercampur lumpur serta bongkahan potongan kayu gelondongan dari Bukit Simarbalatuk menimpa truk tronton BK 8058 BS sarat muatan barang kelontong tujuan  Medan - Sibolga.

Longsor susulan pada pukul 16.30 Wib, semakin menimbun truk, mobil angkutan Bumi Karsa jenis L 300 BK 8033 JQ dan Toyota Rush D 1468 SAK  arah Pematangsiantar menuju Kabupaten Samosir. 

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Simalungun, Ramadani Purba menginformasikan, untuk sementara arus lalulintas diberlakukan satu arah dan kenderaan yang datang dari arah Pematangsiantar dan Simalungun menuju kawasan pantai barat tidak dapat melintas sama sekali.

Namun kenderaan yang datang dari arah pantai barat menuju Kota Pematangsiantar dan Simalungun masih bisa melintas melalui jalur alternatif masuk dari desa Girsang dan keluar di Simpang Palang.

"Jalur alternatif medannya cukup parah dan tidak memungkinkan dibuat dua jalur," katanya.

Ramadani menambahkan, pihaknya masih belum dapat membersihkan timbunan tanah yang menutup jalan karena curah hujan masih tinggi dan alat berat sulit menjangkau lokasi longsor.

Kanit Lantas Polsek Parapat,  Ipda M Matondang menegaskan kondisi jalan alternatif dari Pintu Palang Pondok Bulu, Nagori Dolok Pangaribuan, melalui Sitahoan tembus ke Sipanganbolon, Kecamatan Girsang sipanganbolon, juga rawan dilintasi.

Dia mengimbau pengendara secara khusus mobil, agar tidak melintasi jalur alternatif itu, karena bisa terjebak akibat kondisi jalan yang sangat mengkhawatirkan. 

Sekretaris Camat Girsang Sipanganbolon, Ferry Risdonni Sinaga mengatakan, tidakada korban jiwa dalam kejadian longsor tersebut dan hingga menjelang malam timbunan longsor yang menutup badan jalan, masih diupayakan dibersihkan. (MH- Antaranews Sumut).

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Majalah Holong | | Copyright © 2018. Majalah Holong -Media Komunitas Majalah Holong