Berita Terkini

10/recent/ticker-posts

Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung Bawa Berobat Lansia Yang Lumpuh 3 Tahun

Saat Kapolres Simalungun AKBP Ronald Fredy Christian Sipayung menjenguk Mariatta Sijabat di rumahnya.

Simalungun, MH Kapolres Simalungun AKBP Ronald Fredy Christian Sipayung memboyong dan  membantu pengobatan Mariatta Sijabat (70) warga yang sakit lumpuh selama 3 tahun ke rumah sakit.

Mariatta Sijabat terbaring di tempat tidur di rumahnya Nagori Desa Pematang Kerasaan, Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, Kamis (31/8/2023), terharu didatangi dan dibantu pengobatannya oleh mantan Kapolres Tapanuli Utara yang rajin turun ke desa-desa menemui masyarakat itu.

Alumni SD dan SMP di Sidikalang Kabupaten Dairi ini didampingi Kasat Reskrim AKP Rachmat Ariwibowo, Kapolsek Perdagangan AKP J Panjaitan, Tim Dokkes Polres Simalungun, pihak Puskesmas dan Kecamatan langsung mendatangi ke tempat tidur Mariatta br Sijabat dan memegang tangannya sambil menyemangati untuk sembuh.

"Ibu mau ya dibawa ke rumah sakit untuk diobati dan saya menjamin ibu ditangani dengan baik supaya sehat kembali dan harus semangat ya bu", ujar alumni SMA Negeri I Medan ini.

Dengan bujukan lembut alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2002 yang ramah dan murah senyum itu dan berdiskusi dengan keluarga akhirnya Mariatta Sijabat pun bersedia dibawa ke rumah sakit dengan mobil Ambulance.

Pamen Polri yang berpengalaman di bidang Reserse itu mengatakan, pihaknya terpanggil melaksanakan misi kemanusiaan melalui Program Polri Peduli membantu Mariatta Sijabat setelah menerima informasi kondisi yang dialaminya.

"Polres Simalungun mewujudkan Program Polri Peduli membantu masyarakat yang sakit dan untuk ibu Mariatta Polres Simalungun bertanggung jawab untuk biaya pengobatannya,semoga kepedulian Polri bisa menjadi semangat buat ibu Sijabat (Mariatta) untuk sembuh," sebut pria kelahiran Pematangsiantar ini.

Di RSUD Perdagangan, Mariatta br Sijabat langsung dibawa ke ruangan IGD untuk mendapat perawatan medis pertama. 

Alumni Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta ini juga terlihat diskusi dengan Direktur RSUD Perdagangan Lidya Saragih terkait penanganan ibu Mariatta br Sijabat.

Kepada pihak rumah sakit alumni Sekolah Staf Pimpinan Menengah (Sespimen) ini meminta tim medis dokter dan perawat untuk memberikan penanganan yang maksimal kepada ibu Marriata Sijabat.

Dikatakan mantan Direktorat Cyber Polri ini, ”Kita dari Polres akan memberikan bantuan untuk menambah gizi kepada ibu ini. Mudah - mudahan bisa menambah kondisi ibu lebih sehat dan fit kembali. Kalau untuk biaya pengobatan, dikatakan mantan beberapa Kapolsek di Wilayah Hukum Polda Sumatera Utara ini langsung dicover oleh BPJS Kesehatan,” ungkap mantan Waka Polres Belawan ini.

“Bila ada keperluan perawatan dan pengobatan tidak tercover BPJS, kami dari Polres akan bertanggungjawab segala biaya pengobatan yang dibutuhkan, jelas Ronald yang pertamakali ditugaskan di daerah Wilayah Hukum Kalimantan Timur pada tahun 2003 sampai 2009.

Pihak RSUD Perdagangan melalui dokter Emir Purba yang merupakan spesialis penyakit dalam mengatakan, pihaknya telah melakukan anamnesis 6 pertanyaan tentang riwayat penyakit dan pemeriksaan fisik. 

"Dari hasil pemeriksaan, ditemukan dan digali baik dari pertanyaan kepada pasien langsung ataupun terhadap anaknya,pasien mengalami infeksi paru, ada gangguan daripada cairan tubuh yang biasa dijumpai pada pasien diatas 60 tahun," ujar Emi. 

Dia menambahkan kondisi lemas, akibat kurangnya cairan di dalam tubuh dan untuk pengobatan, akan dilakukan perawatan dan memberikan cairan,serta menangani infeksi parunya.

"Masalah tidak bisa beraktivitas, lemasnya, dari hasil pemeriksaan foto ditemui masalah pengaburan tulang belakang,kami akan berkolaborasi dgn dokter syaraf untuk menangani masalah tersebut,"sebut Emi Purba. (MH/Red/Fendi Sinabutar).

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar