Berita Terkini

10/recent/ticker-posts

Lirik Lagu “Margogo Ijur Bari” Isyaratkan Ketangguhan Orangtua Menyekolahkan Anak

Illustrasi seorang ibu sedang mencangkul.

Jambi, MH - Terkadang sebuah inspirasi dapat menciptakan sebuah karya, karya tersebut dapat disalurkan melalui lagu. Inspirasi bisa datang dari mana saja, bahkan dari hal-hal yang kita rasakan atau temui dalam hidup. Tak jarang seorang seniman pencipta lagu dapat menuangkan dalam lirik - lirik lagu yang diciptakannya dari peristiwa - peristiwa sehari - hari, bahkan dari kisah kehidupan.

Berbagai karya seniman dapat diciptakan melalui kisah nyata yang sedang terjadi, bahkan mungkin beberapa saat berlalu baru tercipta, tergantung dari inspirasi pencipta lagu tersebut. Bahkan seorang seniman dapat menggugah hati pendengarnya dengan menyusun lirik-lirik lagu yang apik dan manis, mengisahkan tentang kehidupan dan peristiwa yang terjadi di tengah - tengah masyarakat.

Seperti pencipta lagu Batak yang populer saat ini bahkan viral bahasa sosial medianya setiap lagu ciptaannya. Serli Napitu nama pencipta lagu yang populer tersebut, dia merupakan seorang seniman yang cukup terkenal dikalangan suku Batak.

Serli Napitu yang menetap di Inggris dan bersuamikan seorang Bule ini, telah menciptakan banyak lagu - lagu  hits Batak yang kerap menyapa telinga penikmat musik Batak.

Lagu “Margogo Ijur Bari” ciptaan Serli Napitu yang sangat popular atau viral saat ini digemari tua muda, bahkan di sekolah-sekolah di Bona Pasogit lagu ini selalu dinyanyikan bersama.

Lagu ini dilantunkan oleh berbagai musisi Batak, seperti Teratai Voice, Sinari Trio, Gabema Voice dan juga Grace Sister.

                                   Klik ☝🙏

Adapun lagu "Margogo Ijur Bari" menceritakan tentang ucapan terima kasih yang disampaikan anak kepada orang tua atas segala pengorbanan yang telah dilakukan. Betapa tidak, muliahnya hati orangtua demi menyekolahkan anaknya tidak peduli terhadap terik panasnya Matahari ketika bekerja dan bekerja di ladang maupun di sawah, bahkan hujan turun dilaluinya terkadang hanya berlindung di bawah pohon pisang.

Lagu ini sekaligus menggambarkan ketangguhan orangtua yang pekerja keras untuk menyekolahkan anaknya, agar kelak menjadi orang yang berhasil dan berguna di dalam kehidupan, sekaligus mengisahkan agar jangan seperti dirinya yang selalu patuh dan tunduk terhadap musim.

Ketika mendengar lagu ini tak terasa meneteskan air mata pertanda mengingat betapa gigihnya perjuangan orangtua, lagu ini dikemas dengan apik dan manis dengan suguhan lirik - lirik yang sarat dengan doa, harapan, perjuangan  dan semangat. Inilah sebahagian yang dapat di terjemahkan dalam bahasa Indonesia.

“Walau hidup miskin tidak kau perlihatkan

Kau tetap tersenyum, kau tetap tersenyum walaupun kau letih

 

Kekuatan air liurmu lah kau ayah ibu

Untuk menyekolahkan aku

 

Dihatimu, dihatimu agar tidak kurasakan lagi

Seperti yang engkau rasakan 

Terima kasih untukmu ayah ibuku”.

Inilah Lirik Lagu “Margogo Ijur Bari” ciptaan Serli Napitu

Huhilala do inang huhilala do amang
Burjumi-burjumi tu hami gellengmon

Dihapogosonta i dang di patarida ho
Mekkel ho - mekkelho nang pe loja ho

Margogo ijur bari ho amang inang
Passikolahon au
Diroham..di roham unang hu taonbe
Songon na nitaonmi

Dihapogosonta i dang di patarida ho
Mekkel ho - mekkelho
Nang pe loja ho

Margogo ijur bari ho amang inang
Passikolahon au
Diroham..di roham unang hu taonbe
Songon na nitaonmi

Mauliate ma diho amang inang nauli nalagu
Sahat do saut do sude tangiangmi
Tuhami gellengmon
Sahat do saut do sude tangiangmi
Tuhami gellengmon.

(MH/J24/S24/Fendi Sinabutar).

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar