Berita Terkini

10/recent/ticker-posts

Pilkada Provinsi Sumatera Utara Panas PDIP Usung Ahok Gerindra Dukung Bobby Nasution

Kiri: Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Bobby Nasution.

MEDAN, MH - Pilkada Provinsi Sumatera Utara diprediksi bakal berjalan sengit. Muncul nama-nama familiar untuk berlaga merebut kursi nomor satu di Provinsi Sumatera Utara semisal Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (mantan Geburnur DKI Jakarta) hingga Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Nama Ahok muncul setelah diusung PDI-Perjuangan. Sedangkan menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution juga akan maju dan didukung oleh sejumlah partai salah satunya Gerindra dan telah resmi menjadi anggota Partai Gerindra besutan Presiden terpilih tahun 2024 Prabowo Subianto.

Proses di internal Partai Gerindra sedang berjalan. Pasca menjadi kader partai, Bobby Nasution yang juga Wali Kota Medan tersebut menjadi prioritas utama kami, untuk dimajukan pada Pilgubsu pada 27 November 2024 yang akan datang. Sinyal dari pimpinan pusat kami juga menguat ke Bobby Nasution," ungkap Sekretaris DPD Gerindra Sumut Sugiat Santoso kepada wartawan, Minggu (26/5/2024).

Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Utara tersebut menyatakan tak masalah jika Ahok nantinya betul-betul maju Cagub Sumatera Utara. 

Sugiat mengungkit pesan Ketua Umum (Ketum) Partai  Gerindra Prabowo Subianto bahwa pemilu harus dimaknai sebagai ajang untuk melayani terbaik kepada masyarakat.

Siapa pun nanti yang maju pada Pilgubsu 2024, kami anggap sebagai kawan dalam berdemokrasi, karena sesuai yang diajarkan Bapak Prabowo Subianto, sesungguhnya pemilu atau pilkada bukanlah ajang untuk saling mengalahkan tapi lebih pada upaya berlomba-lomba merebut sebanyak-sebanyaknya suara rakyat, ujarnya.

Dikatakan lebih lanjut, Pilkada harus dimaknai sebagai upaya berlomba -  lomba dalam berbuat kebaikan di tengah - tengah masyarakat," kata Sugiat.

Sugiat menganggap tokoh-tokoh yang namanya masuk bursa Cagub Sumut patut diperhitungkan dan baik bagi terciptanya demokrasi. "Siapa pun yang maju dari partai lain, apakah Ahok, Bang Ijeck (wakil gubernur yang juga Ketua DPD Partai Golkar Sumut) atau Edy Rahmayadi (gubernur Sumut atau petahana), bagi Gerindra pasti akan dianggap sebagai kompetitor yang diperhitungkan. 

Dituturkan Sugiat bahwa,  "Semakin banyak kandidat yang maju, semakin baik buat demokrasi. Rakyat lebih banyak punya pilihan," pungkas Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Utara ini. (MH/J24/S24/Fendi Sinabutar).



Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar