Penyematan kain tenun tradisional Batak yang menjadi simbol harapan dan doa tersebut dilakukan langsung oleh Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan, MST bersama istri di Aula Gedung Raja Pontas Lumbantobing, Kompleks HKBP Pearaja Tarutung, Minggu (11/1/2026).
Acara ini berlangsung dalam rangkaian kegiatan Penanaman 1 Juta Bibit Pohon, Pembagian Paket Sembako dan Dialog Kebangsaan bertajuk "Merawat Bumi Menguatkan Solidaritas, Menjaga Masa Depan Bangsa" yang diinisiasi Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira).
Baca: Jambi24jam.com&Sumatera24jam.com
Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Presiden Komisaris NT Corporation sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Gekira Nurdin Tampubolon beserta istri Lince Berliana Tobing, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono dan Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki.
Selain itu, hadir pula Ketua Umum Gekira Nikson Silalahi, Bendahara Umum Gekira Dimpos Tampubolon, Tommy William Tampubolon, jajaran pengurus Gekira Sumut dan para kepala daerah se Tapanuli Raya.
Ulos Harungguan, Raja dari Ulos, Ephorus HKBP Pdt Victor Tinambunan menyebut ulos yang diserahkan kepada Hashim Djojohadikusumo, yang juga adik dari Presiden RI Prabowo Subiakto merupakan ulos yang sangat istimewa.
"Kami akan menyerahkan ulos Harungguan dan ulos Harungguan adalah kain tenunan tradisional Batak yang istimewa. Sering disebut raja dari ulos karena motifnya merupakan gabungan seluruh motif ulos Batak," ujar Ephorus Victor dalam sambutannya.
Ephorus menjelaskan, ulos Harungguan memiliki kualitas tinggi yang terbuat dari benang pilihan dan melambangkan kebijaksanaan serta kemakmuran.
Sebelum menyematkan ulos kepada Hashim, Ephorus HKBP terlebih dahulu membacakan sebuah umpasa (nasihat bijak) Batak yang kemudian diterjemahkan oleh Nurdin Tampubolon.
"Jadi kami akan menyerahkan ulos ini dengan harapan dan doa. Songon na nidok ni umpasa (seperti bunyi nasihat bijak Batak). Eme sitamba tua ma parlinggoman ni si borok. Debata ta do na martua. Ibana ma marorot Pak Hashim Djojohadikusumo," ucapnya.
Ephorus Victor Tinambunan menegaskan, bahwa visi HKBP adalah menjadi berkat bagi dunia. Karena itu, ia mengajak seluruh warga HKBP untuk mendoakan dan mengerjakan apa yang didoakan.
"Ketika HKBP mendoakan pemerintah, mendoakan Presiden dan Wakil Presiden dan seluruh jajaran, HKBP juga berkomitmen menjadi bagian dari solusi terhadap masalah yang kita hadapi," tutur Ephorus Victor Tinambunan.
Ephorus menyebut pertemuan hari itu sebagai pertemuan penuh kasih dan suka cita yang dimaknai sebagai wujud nyata firman Tuhan Mazmur 133 ayat 1 yang berbunyi "Sungguh alangkah baik dan indahnya apabila saudara-saudara diam dalam Roh Kudus." (MH/J24/S24/Fendi Sinabutar).





0 Komentar