Home » , , , » Tagor Tampubolon Sambangi Lapo “Holong” Jambi

Tagor Tampubolon Sambangi Lapo “Holong” Jambi

Written By MAJALAH HOLONG ONLINE on Sabtu, 03 Maret 2018 | Maret 03, 2018

Musisi Pencipta Lagu Batak Tagor Tampubolon menyambangi “Lapo Holong” Mr Gabe di Kota Jambi pada 23 Februari 2018 lalu.FB
MHO, Jambi-Musisi Pencipta Lagu Batak Tagor Tampubolon menyambangi “Lapo Holong” Mr Gabe di Kota Jambi pada 23 Februari 2018 lalu. Ada kebanggaan tersendiri buat Ubay Jambi dan Donny Pasaribu SP atas kedatangan Tagor Tampubolon yang terkenal itu. 

“Suatu Malam Bersama Salah Satu Musisi Pencipta Lagu Lagu Batak Yang Melegenda Dengan Lagu Lagu Karyanya Manduda Bayon, Inang Ni Gelengku, Boru Sasada, Poda, Marokkap Dung Matua, Tangiang Ni Dainangi dan Boru Panggoaran. TAGOR TAMPUBOLON,” tulis Donny Pasaribu pada linimasa social media (FB). 

“Judul nya Reuni di Lapo Holong Mr Gabe. Suatu kehormatan dapat mengiringi Abang Tagor Tampubolon bernyanyi, sungguh beliau orang yang rendah hati telah sudi mampir ke tempat kami,” tulis Ubay Jambi menambahkan 3 foto dan sebuah video bersama Tigor Simangunsong, 23 Februari 2018 lalu.


 

Mendiarikan Karya Tagor Tampubolon

Melda Tampubolon tak hanya sekadar membawakan lagu etnik tapi mendiarikan lagu-lagu genre daerah tersebut. Maksudnya, selain mendendangkan, ingin melestarikan agar lagu tersebut abadi dan menjadi warisan non benda yang terpelihara. Melalui album Rokkap Mu Gabe, lagu sweet pop Batak tersebut menjadi terhidang manis. Lagu tersebut adalah ciptaan musisi besar lagu Batak, Tagor Tampubolon.

Untuk lagu ciptaannya, pria yang menciptakan sejunlah lagu Batak populer seperti Poda dan Manduda Bayon itu memberi kekuatan tersendiri. Dulunya, pria yang punya kemampuan melahirkan lagu melewati massa itu seorang penyenandung. Tak sekadar berdendang tapi ingin melegendakan karya besar.

“Semua lagu yang diciptakan untuk dinyanyikan, adalah momentum. Termasuk lagu yang dilantunkan Melda Tampublon, Rokkap Mu Gabe," ujarnya di Jakarta, seperti dikutip dari http://hariansib.co.

Sejak lagu Butet dibawakan Eddy Silitonga pada Festival Film Indonesia (FFI) 1983 di Medan mengangkat namanya, musisi yang sudah menciptakan lebih dari 600 lagu itu fokus pada genre etnik. Di FFI yang mengantarkan film Di Balik Kelambu sebagai terbaik dan Teguh Karya sebagai Sutradara Terbaik serta Christine Hakim - Slamet Rahardjo Jarot artis terbaik, geliat lagu etnik (baca: Batak) semakin maksimal.

Kumpulan lagu-lagunya pun dilantukan artis-artis besar Indonesia. Khususnya untuk album Melda Tampubolon. Ada 12 lagu, tak seluruhnya ciptaan Tagor tapi kumpulan musisi yang punya kualitas seperti Dakka Hutagalung yang memberikan lagu Hirni Hodokmu dan Sahat Tu Bornginon. 

Musisi Vernal Situmorang menyodorkan lagu di Bandara Silangit, Tumpal RF Tampubolon memberikan lagu Partohap. Anggia Abidin Simamora memberikan lagu Rohakki Sai Tuho. Selebihnya, lagu-lagu indah di album penyanyi bersuara tinggi itu adalah karya Tagor Tampubolon.(MH-Lee)



Tagor Tampubolon bersama Donny Pasaribu (Ketua IPK Provinsi Jambi).FB


Tagor Tampubolon bersama Ubay.FB
 
 
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Majalah Holong | | Copyright © 2018. Majalah Holong -Media Komunitas Majalah Holong