Kapal Motor Danau Toba "Adu" Laik

Written By MAJALAH HOLONG ONLINE on Selasa, 13 November 2018 | November 13, 2018

Puluhan Kapal Motor yang mengikuti lomba kelaikan berlayar di Danau Toba bersandar di Pantai Bebas Parapat Kabupaten Simalungun untuk diperiksa tim juri (Foto : Antaranews Sumut).

SIMALUNGUN, MH - Sedikitnya 69 kapal penumpang motor di perairan Danau Toba, Sumatera Utara, mengikuti perlombaan kelayakan, keselamatan dan keindahan memperebutkan Piala Kapolda Provinsi Sumatera Utara di Pantai Bebas Parapat, Kabupaten Simalungun, Senin 12/11/2018.

Kelaikan kapal para pelaku transportasi air dari Kabupaten Simalungun, Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Tapanuli Utara itu diuji dan diperiksa dari jajaran KNKT, Kemenhub, Basarnas, BPBN, dan Polair.

Kapolda  Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Irjend Polisi Agus Andrianto mengatakan, kegiatan diselenggarakan sebagai upaya mendorong pertumbuhan pariwisata di kawasan Danau Toba, khususnya Parapat.

Pelaku transportasi di perairan Danau Toba diajak untuk mengutamakan keselamatan penumpang dengan mematuhi ketentuan dan peraturan pelayaran.

Agus yang menjabat Kapolsek Parapat pada tahun 1994 berpesan kepada jajaran kepolisian di tujuh daerah kawasan Danau Toba agar menjaga kondusivitas, supaya masyarakat dan pengunjung merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas.

Sedangkan kepada elemen masyarakat diimbau memberikan kontribusi yang positif untuk pengembangan wisata di Danau Toba.

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan selaku ketua panitia melaporkan, perlombaan kapal motor dirangkai dengan penaburan 50.000 benih ikan Mas, pembagian jaket pelampung kepada pelaku usaha kapal motor.

Pemerintah Kabupaten Simalungun berpartisipasi dengan membuka layanan kesehatan gratis, bibir sumbing, KB, administrasi kependudukan, dan pasar murah.

Pengusaha KM Soluna jurusan Parapat Kabupaten Simalungun, Tomok dan Tuktuk Siadong Kabupaten Samosir, Cosmos Gultom mengapresiasi kegiatan yang diharapkan menjadi motivasi bagi mereka untuk patuh pada ketentuan.

"Kami berharap pengecekan kelaikan kapal motor dilakukan secara berkala dan berkelanjutan, seperti per semester atau tiga bulan sekali," katanya.

Dia juga berharap Pemerintah lebih memperbanyak kegiatan-kegiatan yang bisa menjadi promosi pariwisata dengan menampilkan citra positif, supaya kunjungan meningkat. (Antaranews Sumut).

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Majalah Holong | | Copyright © 2018. Majalah Holong -Media Komunitas Majalah Holong