Home » , , , » Banjir Bandang Dairi, 2 Korban Ditemukan Hingga ke Aceh

Banjir Bandang Dairi, 2 Korban Ditemukan Hingga ke Aceh

Written By MAJALAH HOLONG ONLINE on Kamis, 20 Desember 2018 | Desember 20, 2018

im SAR Gabungan melakukan pencarian korban banjir bandang di kawasan Desa Bongkaras, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. (Prayugo Utomo/JawaPos.com)


JawaPos.com, MH - Petugas gabungan terus melakukan pencarian korban banjir bandang Desa Bongkaras, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Hingga Kamis (20/12) dua dari tujuh korban hilang berhasil ditemukan.

Korban yang ditemukan pertama kali adalah Bairun Sitorus. Bukan petugas gabungan yang menemukannya. Jasad Bairun hanyut dari Sungai Bongkaras dan ditemukan masyarakat di Sungai Soraya, Kota Subulussalam, Aceh.

Masyarakat menemukan jenazah Bairun pada Rabu (20/12) sekira pukul 14.00 WIB. Jasadnya kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat karena tidak ada yang mengnalinya.

Begitu mendapat kabar, kita kirim ambulan dan pihak keluarga tadi malam," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi Bahagia Ginting.
Jenazah Bairun baru tiba ke rumah duka di Bongkaras sekira pukul 05.00 WIB. Bairun pun dimakamkan.

Korban kedua yang ditemukan adalah Elfrida Sinaga, 45. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu ditemukan petugas gabungan di aliran Sungai Bongkaras sekira pukul 11.30 WIB tadi.  "Jasad juga sudah kita serahkan kepada pihak keluarga," ungkapnya.

Sekitar 100 perseonel gabungan TNI, Polri, BPBD dan Basarnas terus berjibaku untuk mencari lima korban yang masih hilang. Mereka masih mengandalkan peralatan manual untuk mencari korban.

"Kesulitan kita adalah kondisi medan yang kurang mendukung," tandasnya.
Untuk diketahui, Bencana banjir bandang dan tanah longsor menerjang sejumlah desa di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Selasa (19/12).

Akibat bencana itu, sekitar 110 hektar lahan pertanian dan perkebunan rusak berat. Saluran irigasi juga rusak. Termasuk akses jalan desa.

Tidak sedikit juga masyarakat yang kehilangan ternaknya karena hanyut terbawa arus. Bencana diduga terjadi karena intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa hari belakangan.

Berikut nama korban yang masih hilang dan dalam pencarian :

1. Jaluddin Boang Manalu, 83
2. Kino Tumanggor, 45
3. Walbiner Simarmata, 38
4. Lina Padang, usia tidak diketahui
5. Nadia Hasugian, 3



                                                                                                   
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Majalah Holong | | Copyright © 2018. Majalah Holong -Media Komunitas Majalah Holong