Home » , , , » Susi Pujiastuti Dinilai Warga Sebagai Menteri Rendah Hati

Susi Pujiastuti Dinilai Warga Sebagai Menteri Rendah Hati

Written By MAJALAH HOLONG ONLINE on Minggu, 15 September 2019 | September 15, 2019

Menteri Susi Pujiastuti setibanya di Balige dengan rasa bangga, ditandai dengan rasa senyumnya tidak henti kepada masyarakat. (medanbisnisdaily.com/tumbur tumanggor)
Balige, MH -  Kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti, mengikuti kegiatan tahunan Karnaval Pesona Danau Toba ke-4 di Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) Provinsi Sumatera Utara menjadi perbincangan. Warga menilai sang menteri adalah sosok pejabat yang rendah hati.

"Baru ini melihat dengan jelas seperti apa wajah dari Menteri Susi Pujiastuti. Ternyata wajahnya lembut dan periang, " ujar Ny. Hotma Simangunsong, Minggu (15/9/2019) di Balige.

Dia mengatakan, disaat kehadiran Susi Pujiastuti memberikan sambutan di Pawai Karnaval Pesona Danau Toba, seluruh pembicaraannya disimak dan tidak ada menyakiti hati rakyat, justru sebaliknya menyanjung.

"Seluruh kata-katanya mempertegas undang-undang dan peraturan yang berlaku. Bahkan penegasan disampaikan kepada pemerintah supaya bekerja keras melakukan pengawasan. Masyarakat akan turut ketika pemerintah sudah bagus, "ucapnya mengutip pidato Susi Pujiastusi.

Senada disampaikan Ny. Linda Hutapea. Warga Laguboti ini mengaku puas melihat kehadiran Susi Pujiastuti di Balige dengan penuh hormat kepada warga, khususnya kaum ibu.

"Saya diberi kerupuk oleh ibu menteri, saya tidak melihat berapa harganya. Yang bisa saya katakan rendah hati hendaknya dicontoh pejabat khususnya di daerah ini, "ungkapnya menyindir pejabat yang lalu lalang di daerahnya apabila melintas cukup membunyikan sirene poredes.

Sebelumnya, sambutan warga terhadap sosok Menteri yang fenomenal dengan kata 'tenggelamkan' sudah tampak di mana meski sang menteri datang terlambat hingga 3 jam seluruh masyarakat tetap setia menunggu. (Medanbisnisdaily.com).

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Majalah Holong | | Copyright © 2018. Majalah Holong -Media Komunitas Majalah Holong