Home » , , » Ustadz Martono Pupuk Kebersamaan Di Atas Segala Perbedaan Saat Ramadan Di Tengah Pandemi Covid- 19

Ustadz Martono Pupuk Kebersamaan Di Atas Segala Perbedaan Saat Ramadan Di Tengah Pandemi Covid- 19

Written By MAJALAH HOLONG ONLINE on Kamis, 07 Mei 2020 | Mei 07, 2020

Poto bersama dengan Ustadz Martono ke lima dari kiri, Rabu 6/5/2020. (Poto MH - Gidion Manik)
Medan, MH - Ditengah wabah virus corona ( Covid - 19 ) di saat Bulan Suci Ramadhan 1441 H tahun 2020, Redaksi “Media Berita Rakyat” dan “Warta Poldasu” yang dalam hal ini merupakan lGroup Media bersama Polsek Medan Area, berbagi kasih.

Saat itu, Rabu (06/05/20) sekira pukul 18.00 WIB, sebagai wujud kasihnya Pimpinan Umum (PU) Media Group “Media Berita Rakyat” dan “Warta Poldasu” (Johan), Pimpinan Redaksi  “Warta Poldasu”, Kompol (P) Jhonny Siahaan bersama Kapolsek Medan Area Kompol Faidir, SH, MH serta Penasehat Angkatan Muda Raja Sisingamangaraja  Ustadz Martono, memberikan takjil dan masker kepada warga pengguna jalan yang melintas di depan Kantor Redaksi Media Group “Media Berita Rakyat” dan “Warta Poldasu” di Jalan Selam I/Industri No.72-J.

Selain itu, para Pimpinan Media Group “Media Berita Rakyat” dan “Warta Poldasu” dan Kapolsek Medan Area serta Angkatan Muda Raja Sisingamangaraja  tersebut juga memasangkan masker langsung kepada beberapa orang para pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut.

Selesai membagikan takjil dan masker dilanjutkan dengan tausyiah singkat atau kultum menjelang berbuka puasa yang di sampaikan oleh Ustadz Martono dihadapan para awak media dan Masyarakat di sekitar kantor  berita rakyat dan berita warta Poldasu.

Dalam tausyiah singkat Ustadz Martono mengatakan dengan momen Ramadhan di tengah - tengah pandemi Covid- 19 mari kita pupuk rasa kebersamaan  di atas segala perbedaan dan di lanjutkan dengan buka puasa bersama dan sholat maghrib berjemaah. 

Pada kesempatan tersebut, Ustadz Martono sangat mengapresiasi kinerja Kapolsek Medan Area yang telah berhasil menangkap dengan cepat pembegal sadis di Jalan Aksara yang mengakibatkan putusnya bebarapa  jari tangan ibu boru  Sihombing karena tarik-  menarik tas dan sabetan kelewang para pembegal. (MH - Gidion Manik).







Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Majalah Holong | | Copyright © 2018. Majalah Holong -Media Komunitas Majalah Holong